Cara membuat oralit, lengkap dengan manfaat dan aturan minum
Diperbarui 7 Des 2021, 18:59 WIB
Diterbitkan 7 Des 2021, 21:02 WIB

Brilio.net - Diare menjadi masalah maslah yang bisa dialami siapa saja. Segala usia, mulai dari balita hingga orang tua bisa terkena diare. Diare memiliki gejala buang air besar secara terus menerus. Diare biasanya akan sembuh dalam 3 hingga 4 hari. Jika tidak ditangani dengan cepat, masalah ini bisa menyebabkan terkurasnya cairan dalam tubuh.
Salah satu cara untuk mengatasi diare adalah dengan mengonsumsi oralit. Minuman ini dapat membantu mengganti cairan yang hilang akibat diare. Oralit dikenal dengan istilah Oral Rehydration Salts (ORS). Oralit terbuat dari gula, garam, dan air putih.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan penggantian ulang cairan tubuh. Selain air kelapa, air tajin, dan perasan buah, larutan gula garam juga bisa dijadikan sebagai pilihan. Oralit dipercaya sama efektifnya dengan cairan infus untuk merawat pasien yang sedang dehidrasi.
Oralit bisa diracik sendiri di rumah. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga cukup sederhana dan mudah ditemui. Untuk cara membuat oralit, simak langkah yang telah BrilioFood rangkum dari berbagai sumber pada Selasa (7/12).
Bahan:
- 1/2 sdt garam
- 8 sdt garam
- 1 liter air
Cara membuat:
1. Bersihkan kedua tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir. Pastikan tangan dikeringkan dengan handuk. Hal ini bertujuan untuk mencegah oralit tercemar oleh bakteri dan kuman.
2. Cuci semua alat yang akan digunakan, termasuk gelas, wadah, dan alat untuk mengaduk. Cuci semua alat dengan sabun. Lalu siapkan.
3. Masukkan 1/2 sdt garam dapur dan 8 sdt gula pasir ke dalam wadah. Kemudian tambahkan 1 liter air matang.
4. Aduk rata oralit dengan sendok bersih hingga 1 menit.
5. Oralit siap untuk diminum.
Aturan Minum Oralit

foto: freepik.com
Pemberian oralit harus dilakukan sesuai dosis agar dapat memberikan manfaat yang optimal. Terutama jika oralit diberikan kepada anak-anak. Supaya tidak menimbulkan efek samping pada tubuh.
Berikan oralit secara perlahan. Sebaiknya mulai dari satu sendok teh. Namun jika muntah, coba berikan lagi setelah menunggu selama 10 menit. Dengan begitu, tubuh akan bisa menahan sebagian cairan dan garam yang dibutuhkan meskipun terjadi muntah.
Yang perlu diperhatikan juga, oralit harus diberikan dari cangkir, meskipun pada bayi. Hindari memberikan oralit pada anak melalui botol susu. Hal ini karena botol susu cenderung sulit dibersihkan dengan benar.
Cairan ini aman diberikan hingga diare berhenti. Sedangkan untuk menyimpannya, letakkan di tempat yang sejuk atau lemari pendingin.
(brl/lut)RECOMMENDED ARTICLES
- 10 Bahan makanan ini dihindari John Martin, 2 bulan bobot turun 12 kg
- Tinta hitam cumi aman dikonsumsi? Ini penjelasan lengkapnya
- 9 Cara menyimpan bahan makanan ala Enno Lerian, rapi dan praktis
- Potret kue ulang tahun 9 suami pesinetron, dihias jadi antimainstream
- 9 Makanan ini baik dikonsumsi secara rutin, tingkatkan kesehatan saraf
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Cara membuat sambal tempe kangkung pedas, ide lauk sat-set yang bikin boros nasi
01 / 02 / 2026 10:00 WIB
Resep kangkung ayam terasi hotplate, menu ala restoran yang bisa dibuat di rumah
01 / 02 / 2026 11:00 WIB
Resep sayur lodeh daun singkong yang bikin nagih tambah nasi lagi dan lagi
02 / 02 / 2026 19:00 WIB
Resep tumis rebung teri pedas, perpaduan gurih dan tekstur renyah untuk lauk rumahan
02 / 02 / 2026 18:00 WIB
















