Brilio.net - Bukan karena belum dinaikkan statusnya menjadi bencana nasional, bukan pula karena menunggu jatuhnya korban yang lebih banyak dari dampak kabut asap yang kian pekat. Namun karena ada alasan tertentu yang menjadikan penangan asap butuh waktu lama. Lamanya waktu penanganan ini pun akhirnya menjadikan banyak masyarakat bertanya-tanya, kenapa bencana asap ini tak kunjung selesai. Padahal katanya pemerintah sudah menggelontorkan miliaran dana.
Pertanyaan itu pula yang muncul dibenak salah seorang netter, Sulaiman Rhosyid, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi saudaranya yang bekerja sebagai petugas di Badan Penanggulangan Bencana (BNPB). "Saya menghubungi suami dari sepupu saya yang bekerja di BNPB. Pihak berwenang sebenarnya sudah berupaya maksimal untuk memadamkan Api. Namun karena lahan gambut ini 'spesial' maka perlu upaya ekstra memadamkannya," kata Sulaiman seperti dilansir brilio.net, Jumat (23/10) dari jejaring Facebooknya.
Lalu seperti apa isi percakapan dengan pihak BNPB beberkan kenapa penanganan asap butuh waktu lama? Berikut percakapan tersebut:
1. Awal percakapan
2. Terusan.....
3. Lanjutan....
4. Pembicaraan berikutnya
5. Kesimpulan
Recommended By Editor
- Sabun susu bikin momen mandi lebih calming, ini kata Lervia yang jadi pionirnya sejak 24 tahun lalu
- Orang ini remehkan bencana asap
- Kondisi makin parah, Presiden perintahkan korban dievakuasi
- Netizen marah, lahan bekas kebakaran sudah ditanami kelapa sawit
- Giliran warga dan netizen Timika protes bencana asap
- 7 Hal ini bikin kamu sedikit tahu gimana derita korban asap Sumatera





































