Proses terjadinya kondensasi.
foto: Unsplash/Wenniel Lun
Seperti disinggung sebelumnya, kondensasi dapat terjadi jika uap air di udara bersentuhan dengan permukaan yang lebih dingin dari titik embun uap air. Kondensasi atau pengembunan terjadi pada malam hari saat udara lebih dingin. Suhu udara akan turun di bawah titik embun sehingga tidak dapat menampung uap dan berubah menjadi embun atau tetesan air. Hal ini membuat sejumlah benda seringkali basah oleh tetesan air pada pagi hari.
Sedangkan kondensasi artifisial dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara yaitu dengan menurunkan temperatur untuk mereduksi kapasitas uap air dan menambah jumlah uap air.
Recommended By Editor
- BRI Consumer Expo 2026 Goes to Bintaro Jaya hadirkan pilihan properti dan kendaraan, bawa banyak promo
- Difusi adalah proses mengalirnya zat pelarut, ketahui faktor-faktornya
- Main ke Pestapora 2026 jangan lupa pakai BRImo, ada cashback 20% untuk transaksi QRIS & promo lainnya
- Konveksi adalah perpindahan kalor, ini contoh dan proses terjadinya
- Klasifikasi adalah pengelompokan, pahami pengertian dan tujuannya
- Fauna adalah seluruh hewan yang hidup di habitat, ini penjabarannya
- Gaya adalah perubahan gerak, pahami sifat dan macam-macamnya
- Pengertian kalor, jenis, manfaat, dan cohtohnya


