Brilio.net - Seorang bocah di Ciracas, Jakarta Timur terpaksa dibawa orang tuanya ke kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) karena kakinya tidak bisa lepas dari sandal. Kejadian ini viral dan menjadi sorotan banyak warganet di media sosial.
Dilansir dari akun official Instagram Pemadam Kebakaran DKI Jakarta @humasjakfire. Kejadian tersebut terjadi di daerah Ciracas, Jakarta Timur. Kronologi yang diketahui, kaki bocah tersebut tertempel di sandal jepit yang ditaburkan lem berjenis Cyanoacrylate Etil atau yang lebih dikenal lem korea.
foto: Instagram/@humasjakfire
"Sabtu, 25 Februari 2023 seorang anak ditemani orang tuanya mendatangi kantor Sektor Ciracas untuk meminta bantuan melepaskan sandal pada kaki sang anak yang tidak bisa dilepasnya akibat terkena lem serbaguna yang terbuat dari bahan Cyanoacrylate Etil (lem korea)," kata caption dalam unggahan resmi Damkar DIKI Jakarta dilansir brilio.net pada Senin (27/2).
Sandal tersebut melekat di kakinya akibat lem korea akibat ulah teman sepermainannya. Teman bocah tersebut diketahui mengaku tidak sengaja menaruh lem pada sandalnya.
foto: Instagram/@humasjakfire
Kemudian, bocah itu memakai sandalnya tanpa tahu ada lem korea di atasnya. Tak berselang lama, lem yang dikenal mudah kering dan biasa digunakan untuk mengelem besi ini membuat si bocah berteriak panik karena sandal yang dipakainya tidak bisa dilepaskan.
Recommended By Editor
- BRI Consumer Expo 2026 Goes to Bintaro Jaya hadirkan pilihan properti dan kendaraan, bawa banyak promo
- Momen dramatis petugas damkar evakuasi 2 ular piton di atas plafon rumah, bikin jantung hampir copot
- Main ke Pestapora 2026 jangan lupa pakai BRImo, ada cashback 20% untuk transaksi QRIS & promo lainnya
- Detik-detik dramatisnya petugas damkar evakuasi ular piton 8 meter di plafon rumah warga di Makassar
- Balita ini terjebak dalam mesin cuci, aksi petugas Damkar tuai pujian
- HP wanita ini jatuh di selokan, reaksi tim damkar tuai pujian
- Ngilu, momen petugas damkar potong cincin laher motor di jari pria
- Petugas damkar gerak cepat evakuasi uang Rp 100 ribu di gorong-gorong



