Berapa lama goreng ikan? Simak patokan waktu untuk ikan fillet hingga ikan utuh

Berapa lama goreng ikan? Simak patokan waktu untuk ikan fillet hingga ikan utuh
berapa menit menggoreng ikan | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Menggoreng ikan terlihat sederhana, tetapi hasilnya bisa berbeda-beda. Ada yang bagian luarnya sudah kecokelatan tetapi daging di dalam masih kurang matang, ada pula yang terlalu lama digoreng hingga teksturnya menjadi kering.

Lama menggoreng ikan sebenarnya tidak bisa disamaratakan. Selain dipengaruhi ukuran ikan, ketebalan daging, suhu minyak, hingga cara menggoreng juga ikut menentukan hasil akhirnya. Memahami faktor-faktor tersebut membantu menghasilkan ikan yang matang merata tanpa harus menebak-nebak waktunya. Berikut ulasannya dilansir dari Liputan6, Senin (3/8/2026).

Berapa menit menggoreng ikan?

Durasi menggoreng ikan bergantung pada bentuk dan ukuran potongan. Fillet tipis tentu membutuhkan waktu lebih singkat dibandingkan ikan utuh berukuran besar.

Sebagai acuan umum, ikan dinyatakan matang ketika bagian dalamnya sudah tidak bening, daging mudah disuwir menggunakan garpu, dan bila diukur dengan termometer makanan telah mencapai suhu sekitar 63 derajat Celsius.

Tabel 1. Perkiraan waktu menggoreng ikan

Jenis Ikan Perkiraan Waktu
Fillet tipis 3–5 menit per sisi
Fillet tebal 5–7 menit per sisi
Ikan utuh kecil 7–10 menit
Ikan utuh sedang 10–15 menit
Ikan utuh besar 15–25 menit
Ikan berlapis adonan 8–10 menit

Waktu di atas merupakan kisaran. Durasi dapat berubah tergantung ukuran ikan, suhu minyak, dan jenis wajan yang digunakan.

Kenapa lama menggoreng ikan bisa berbeda?

- Ketebalan ikan

Semakin tebal potongan ikan, semakin lama panas mencapai bagian tengah. Karena itu, fillet tipis biasanya matang lebih cepat dibandingkan ikan utuh.

- Jenis ikan

Setiap jenis ikan memiliki karakter daging yang berbeda. Ikan berdaging padat umumnya memerlukan waktu sedikit lebih lama dibandingkan ikan yang dagingnya lebih tipis atau lembut.

- Suhu minyak

Minyak yang terlalu panas membuat permukaan cepat gosong sementara bagian dalam belum matang. Sebaliknya, minyak yang kurang panas membuat ikan menyerap lebih banyak minyak sehingga teksturnya kurang renyah.

- Banyaknya ikan dalam wajan

Menggoreng terlalu banyak ikan sekaligus dapat menurunkan suhu minyak. Akibatnya, proses memasak menjadi lebih lama dan tingkat kematangan kurang merata.

Langkah menggoreng ikan agar matang merata

Mengatur waktu saja belum cukup jika teknik menggoreng kurang tepat. Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menghasilkan ikan yang matang lebih merata.

- Keringkan permukaan ikan

Permukaan ikan yang kering membantu kulit lebih cepat garing dan mengurangi percikan minyak saat digoreng.

- Panaskan minyak terlebih dahulu

Masukkan ikan setelah minyak benar-benar panas. Cara ini membantu permukaan ikan langsung membentuk lapisan luar sehingga tidak mudah lengket di wajan.

- Gunakan api sedang

Api sedang membuat panas lebih stabil. Bagian luar ikan tidak cepat gosong, sementara bagian dalam memiliki waktu untuk matang.

- Balik secukupnya

Biarkan satu sisi matang terlebih dahulu sebelum dibalik. Terlalu sering membalik ikan dapat membuat daging mudah hancur.

- Tiriskan setelah matang

Setelah diangkat, tiriskan ikan di rak kawat atau tisu dapur agar sisa minyak berkurang.

Tabel 2. Kebiasaan yang memengaruhi hasil ikan goreng

Kebiasaan Pengaruh
Mengeringkan ikan Membantu permukaan ikan menjadi lebih kering sehingga hasil gorengan lebih renyah.
Memanaskan minyak lebih dulu Membantu mengurangi risiko ikan menempel pada wajan saat mulai digoreng.
Menggunakan api sedang Membantu ikan matang lebih merata tanpa bagian luar cepat gosong.
Membalik seperlunya Mengurangi risiko ikan hancur atau terlepas dari bentuk aslinya.
Meniriskan setelah digoreng Membantu mengurangi sisa minyak pada permukaan ikan sehingga tidak terlalu berminyak.

 

Tips agar ikan goreng renyah dan tidak mudah hancur

Selain memperhatikan durasi menggoreng, ada beberapa hal lain yang dapat membantu memperbaiki hasil akhir.

- Bersihkan ikan hingga benar-benar bersih sebelum dimasak.
- Buat beberapa sayatan pada ikan utuh agar panas lebih mudah masuk ke bagian dalam.
- Jika menggunakan tepung, balurkan tipis agar lapisan tidak terlalu tebal.
- Hindari memasukkan ikan saat minyak belum panas.
- Jangan memenuhi wajan agar suhu minyak tetap stabil.

Tanda ikan sudah matang

Daripada hanya berpatokan pada waktu, lebih baik perhatikan kondisi ikan setelah digoreng.

Beberapa tanda yang umum digunakan antara lain:

- Warna daging berubah menjadi buram dan tidak lagi bening.
- Daging mudah dipisahkan menggunakan garpu.
- Permukaan berubah menjadi cokelat keemasan.
- Untuk ikan utuh, bagian dekat tulang juga sudah matang.

Tabel 3. Ciri ikan yang sudah matang

Ciri Penjelasan
Warna daging buram Menandakan bagian dalam ikan telah matang dan tidak lagi tampak bening.
Mudah disuwir Tekstur daging sudah matang sehingga mudah dipisahkan dan tidak terasa alot.
Permukaan keemasan Menunjukkan proses penggorengan sudah menghasilkan permukaan yang mulai renyah.
Tidak berair di bagian tengah Menjadi tanda bahwa ikan telah matang secara merata hingga ke bagian dalam.

FAQ

1. Apakah ikan harus dibalik berkali-kali saat digoreng?

Tidak selalu. Umumnya ikan cukup dibalik satu kali setelah sisi pertama berwarna keemasan. Terlalu sering membalik dapat membuat daging mudah hancur, terutama pada ikan yang teksturnya lembut.

2. Bagaimana cara mengetahui minyak sudah cukup panas untuk menggoreng ikan?

Salah satu cara sederhana adalah memasukkan sedikit tepung atau remah adonan ke dalam minyak. Jika langsung muncul gelembung dan naik ke permukaan, minyak biasanya sudah cukup panas untuk mulai menggoreng.

3. Apakah ikan beku bisa langsung digoreng?

Bisa, tetapi hasilnya dapat berbeda tergantung jenis ikan dan ketebalannya. Pada banyak kasus, ikan yang sudah dicairkan terlebih dahulu lebih mudah matang merata dan mengurangi percikan minyak saat digoreng.

4. Kenapa ikan goreng cepat gosong tetapi bagian dalam masih mentah?

Kondisi ini umumnya terjadi karena suhu minyak terlalu tinggi atau ukuran ikan cukup tebal. Menggunakan api sedang dan memilih durasi sesuai ukuran ikan dapat membantu panas masuk hingga ke bagian tengah.

5. Apakah semua jenis ikan membutuhkan waktu menggoreng yang sama?

Tidak. Fillet tipis biasanya matang lebih cepat dibandingkan ikan utuh. Selain ukuran, jenis ikan, ketebalan daging, dan penggunaan pelapis juga dapat memengaruhi lama proses menggoreng.

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas