Capek bersihkan kompor berlemak? Trik simpel ini hilangkan lemak tanpa tenaga ekstra
Diperbarui 20 Agt 2026, 16:49 WIB
Diterbitkan 20 Agt 2026, 12:00 WIB
- Jangan langsung menggosok, lunakkan lemak terlebih dahulu
- Kenapa air hangat bisa membantu mengangkat lemak?
- Bedakan lemak tipis dan kerak yang sudah menumpuk
- Kalau permukaan masih licin setelah dilap, lakukan ini
- Tidak semua bagian kompor boleh diperlakukan sama
- Kenapa kompor lebih mudah dibersihkan kalau tidak menunggu terlalu kotor?
- Kesalahan yang bisa membuat proses membersihkan kompor makin sulit
- Urutan praktis membersihkan kompor berlemak
- FAQ
Brilio.net - Kompor yang sering dipakai memasak mudah terkena cipratan minyak, terutama di sekitar tungku dan permukaan yang dekat dengan wajan. Kalau tidak segera dibersihkan, sisa minyak bisa mengering dan membentuk lapisan yang terasa lebih sulit diangkat saat dilap.
Daripada langsung menggosoknya dengan tenaga besar, ada cara yang lebih praktis untuk dicoba. Kuncinya adalah melunakkan lapisan lemak terlebih dahulu agar kotoran lebih mudah diangkat, kemudian membersihkan permukaannya secara bertahap.
Jangan langsung menggosok, lunakkan lemak terlebih dahulu
Lemak yang sudah menempel dan mengering biasanya tidak semudah minyak yang masih baru untuk diangkat. Karena itu, langkah pertama bukan menggosok sekuat tenaga, melainkan membantu melunakkan lapisan tersebut terlebih dahulu. Salah satu cara sederhana yang bisa dicoba adalah menggunakan kain yang dibasahi air hangat.
Langkah:
1. Pastikan kompor sudah mati dan permukaannya benar-benar tidak panas.
2. Lepaskan bagian kompor yang memang bisa dilepas sesuai petunjuk penggunaannya.
3. Basahi kain bersih dengan air hangat, lalu peras hingga tidak terlalu basah.
4. Tempelkan kain pada bagian permukaan yang terkena lemak.
5. Diamkan beberapa saat agar lapisan lemak lebih mudah diangkat.
6. Lap permukaan dengan kain atau spons yang sesuai dengan material kompor.
7. Untuk lemak yang masih tertinggal, ulangi proses secara bertahap.
8. Lap kembali menggunakan kain bersih, kemudian keringkan permukaannya.
Catatan: Jangan menyiram air langsung ke kompor, terutama pada bagian yang memiliki komponen listrik, pemantik, atau sambungan yang tidak dirancang terkena air.
Kenapa air hangat bisa membantu mengangkat lemak?
Lemak yang menempel dapat terasa lebih sulit dibersihkan ketika sudah dingin dan mengeras. Air hangat dapat membantu melunakkan residu sehingga proses mengelap menjadi lebih mudah dibandingkan langsung menggosok lapisan yang sudah kering.
Namun, air hangat bukan solusi untuk semua jenis noda. Ketebalan lemak, lamanya kotoran menempel, serta jenis permukaan kompor tetap menentukan metode pembersihan yang paling sesuai.
Bedakan lemak tipis dan kerak yang sudah menumpuk
Tidak semua noda berminyak membutuhkan perlakuan yang sama. Lemak tipis yang baru menempel biasanya lebih mudah dibersihkan, sedangkan lapisan yang sudah menumpuk mungkin membutuhkan beberapa kali proses pembersihan.
| Kondisi Kompor | Pendekatan yang Bisa Dicoba | Yang Perlu Diperhatikan |
|---|---|---|
| Lemak tipis dan masih baru | Lap dengan kain lembap | Sebaiknya dibersihkan sebelum menumpuk |
| Lemak mulai mengering | Kompres dengan kain air hangat lalu lap | Beri waktu agar residu lebih mudah diangkat |
| Lemak cukup tebal | Lunakkan lalu bersihkan bertahap | Hindari menggosok terlalu keras |
| Ada kerak gosong | Gunakan pembersih yang sesuai material | Periksa petunjuk perawatan kompor |
| Area dekat komponen listrik | Gunakan kain lembap dan hindari air masuk | Jangan menyiram bagian tersebut |
Kalau permukaan masih licin setelah dilap, lakukan ini
Permukaan kompor terkadang masih terasa licin meski noda minyak sudah tidak terlihat. Kondisi tersebut bisa menandakan masih ada sisa minyak yang belum terangkat seluruhnya.
Langkah:
1. Gunakan kain bersih untuk mengangkat sisa minyak di permukaan.
2. Jika diperlukan, gunakan sedikit sabun pencuci piring yang sesuai untuk permukaan kompor.
3. Lap bagian tersebut secara perlahan.
4. Gunakan kain lembap untuk mengangkat sisa sabun.
5. Keringkan dengan kain bersih.
Jangan meninggalkan sisa bahan pembersih di permukaan kompor. Selain membuat permukaan terasa kurang nyaman, residu juga dapat bercampur dengan kotoran berikutnya.
Tidak semua bagian kompor boleh diperlakukan sama
Bagian kompor memiliki material dan fungsi yang berbeda sehingga cara membersihkannya juga perlu disesuaikan. Permukaan yang aman dilap belum tentu boleh terkena air dalam jumlah banyak.
Bagian burner yang bisa dilepas dapat dibersihkan setelah kompor dingin dan komponennya dilepas sesuai petunjuk. Sementara itu, area pemantik dan komponen listrik perlu dijaga agar tidak terkena air secara berlebihan.
Hindari pula penggunaan spons atau alat abrasif pada permukaan yang mudah tergores. Jika kompor memiliki petunjuk perawatan dari produsen, gunakan panduan tersebut sebagai acuan utama.
Kenapa kompor lebih mudah dibersihkan kalau tidak menunggu terlalu kotor?
Cipratan minyak yang masih baru umumnya lebih mudah diangkat dibandingkan residu yang sudah mengering dan menumpuk. Membersihkan permukaan secara berkala juga dapat mengurangi jumlah lemak yang harus ditangani sekaligus.
Tidak berarti kompor harus selalu dibersihkan secara menyeluruh setiap selesai memasak. Namun, membersihkan cipratan yang terlihat sebelum menumpuk bisa membuat pekerjaan berikutnya lebih ringan.
Kesalahan yang bisa membuat proses membersihkan kompor makin sulit
1. Langsung menggosok lapisan lemak yang sudah mengering dengan tenaga besar.
2. Menggunakan spons kasar pada permukaan yang mudah tergores.
3. Menyiram air langsung ke seluruh bagian kompor.
4. Mencampur beberapa bahan pembersih tanpa mengetahui keamanannya.
5. Membiarkan cipratan minyak menumpuk terlalu lama.
6. Mengabaikan petunjuk perawatan dari produsen kompor.
Urutan praktis membersihkan kompor berlemak
1. Dinginkan kompor. Pastikan kompor mati dan permukaannya tidak panas.
2. Lepaskan komponen tertentu. Ambil bagian yang memang dirancang untuk dilepas.
3. Lunakkan lemak. Gunakan kain yang dibasahi air hangat dan sudah diperas.
4. Angkat kotoran. Lap menggunakan alat yang sesuai dengan material permukaan.
5. Ulangi bila perlu. Untuk lapisan tebal, lakukan pembersihan secara bertahap.
6. Hilangkan sisa minyak dan pembersih. Lap kembali dengan kain bersih dan lembap.
7. Keringkan. Pastikan permukaan sudah kering sebelum kompor digunakan kembali.
FAQ
1. Kenapa minyak di kompor cepat kembali terlihat setelah dibersihkan?
Minyak bisa kembali terlihat karena terdapat cipratan baru saat memasak. Permukaan yang masih menyisakan residu minyak juga dapat membuat kompor lebih cepat tampak berminyak kembali.
2. Apakah semua permukaan kompor aman dibersihkan dengan spons?
Tidak selalu. Jenis permukaan kompor berbeda-beda dan beberapa material dapat tergores oleh spons atau alat abrasif. Pilih alat pembersih berdasarkan material permukaan dan petunjuk perawatannya.
3. Apakah bagian burner boleh direndam?
Tergantung konstruksi dan petunjuk perawatan kompor. Sebelum merendam komponen apa pun, pastikan bagian tersebut memang aman terkena air dan dapat dikeringkan dengan benar sebelum dipasang kembali.
4. Kenapa noda minyak bisa berubah menjadi kerak hitam?
Residu minyak yang terus terkena panas dapat mengalami perubahan dan bercampur dengan sisa makanan atau kotoran lain. Jika dibiarkan menumpuk, lapisan tersebut dapat menjadi lebih sulit dibersihkan dibandingkan minyak yang masih baru.
5. Kapan sebaiknya menggunakan cairan pembersih khusus kompor?
Cairan pembersih khusus bisa dipertimbangkan ketika noda tidak cukup terangkat dengan metode pembersihan ringan. Pastikan produk tersebut memang sesuai dengan material kompor dan ikuti petunjuk pemakaiannya.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Cara mengatasi wajan lengket dan merontokkan kerak tanpa merusak lapisan
- Gagang panci ikut panas padahal tak kena api, normal atau tanda masalah? ini penjelasannya
- Wajan mengeluarkan asap tipis saat dipanaskan, kapan kondisi ini masih normal?
- Freezer cepat penuh bunga es padahal jarang dibuka, apa yang perlu dicek?
- Beras yang lama disimpan mulai berbau berbeda, masih aman dimasak? Cek kondisinya dulu
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Mengolah ayam goreng sisa semalam untuk sarapan? ini resep ayam kecap suwir yang nikmat dan bergizi
18 / 08 / 2026 19:00 WIB -
Punya pisang kematangan dan mau busuk? Ini cara mengolahnya jadi pancake pisang untuk sarapan
19 / 08 / 2026 19:00 WIB