Cara membersihkan tungku kompor gas berkerak tanpa direndam bahan khusus

Cara membersihkan tungku kompor gas berkerak tanpa direndam bahan khusus
cara membersihkan kerak tungku kompor gas | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Tungku kompor adalah bagian yang paling sering terkena percikan minyak dan sisa makanan, tapi justru paling jarang dibersihkan secara menyeluruh. Maklum saja—bentuknya yang berlekuk dan bercelah membuat proses pembersihannya terasa lebih ribet dibanding bagian kompor lainnya. Akibatnya, kotoran yang awalnya hanya berupa noda minyak tipis lama-lama mengeras menjadi kerak yang sulit diangkat.

Cara yang selama ini banyak dipakai—merendam tungku dalam air panas atau menggosoknya dengan citric acid (sitrun)—memang cukup efektif, tapi tidak selalu praktis. Perendaman butuh waktu lama, sementara sitrun tidak selalu tersedia di dapur. Ada cara lain yang bisa dicoba dengan dua bahan yang lebih umum ditemukan di rumah, tanpa proses rendam sama sekali.

Mengapa Kerak Tungku Kompor Sulit Dibersihkan dengan Cara Biasa

Kerak pada tungku kompor terbentuk dari lapisan minyak dan sisa makanan yang terpanggang berulang kali oleh panas api. Setiap kali memasak, panas kompor "membakar" percikan yang menempel, dan proses ini berlangsung terus hingga lapisan kotoran semakin padat dan keras. Inilah yang membuat kerak tungku kompor berbeda dari kotoran biasa—ia tidak cukup hanya dilap atau disikat tanpa bantuan bahan kimia yang bisa melunakkannya terlebih dahulu.

Citric acid memang efektif karena sifat asamnya mampu mengikis kerak mineral dan lemak teroksidasi. Tapi bahan yang sama—bahkan dengan reaksi yang lebih aktif—bisa didapatkan dari kombinasi soda kue dan cuka masak yang sudah ada di dapur. Reaksi keduanya menghasilkan busa yang secara fisik membantu mengangkat kotoran dari celah-celah tungku sekaligus melunakkan kerak agar lebih mudah disikat.

Cara Membersihkan Kerak Tungku Kompor dengan Soda Kue dan Cuka Masak

Trik ini memperlihatkan tungku kompor dengan kerak tebal dan berminyak hasil bertahun-tahun pemakaian. Hasilnya setelah proses ini: tungku kembali bersih dan kesat seperti baru—tanpa perendaman, tanpa sitrun, tanpa air panas.

Bahan dan alat:

- Soda kue secukupnya
- Cuka masak secukupnya
- Sikat gigi bekas atau sabut kawat
- Tisu dapur sebagai alas
- Sarung tangan karet
- Pisau (opsional, untuk kerak yang sangat tebal)

Langkah-langkah:

1. Lepaskan tungku dari kompor dan letakkan di atas beberapa lembar tisu dapur sebagai alas—tisu akan menyerap cairan yang mengalir selama proses pembersihan.
2. Taburkan soda kue secara merata ke seluruh permukaan tungku, pastikan bagian yang berkerak tebal mendapat lapisan yang cukup.
3. Siramkan cuka masak di atas soda kue—kedua bahan ini akan langsung bereaksi menghasilkan busa. Gunakan sarung tangan sejak langkah ini.
4. Diamkan selama 10 menit agar reaksi kimia bekerja melunakkan kerak. Semakin lama dibiarkan, semakin mudah kerak diangkat.
5. Sikat tungku menggunakan sikat gigi bekas untuk menjangkau celah-celah sempit, atau gunakan sabut kawat untuk area yang lebih luas.
6. Jika ada kerak yang sangat tebal dan keras, angkat perlahan menggunakan pisau sebelum disikat kembali.
7. Ambil sisa kerak yang terlepas dengan tisu sambil terus menyikat. Kalau masih ada kotoran yang membandel, tambahkan lagi soda kue dan cuka masak, lalu ulangi proses menyikat.
8. Bilas tungku di bawah air mengalir hingga bersih, lalu keringkan sebelum dipasang kembali ke kompor.

 

Catatan Penting Sebelum Mencoba

Reaksi antara soda kue dan cuka masak memang terlihat dramatis karena menghasilkan busa yang cukup banyak, tapi perlu dipahami bahwa busa itu sendiri bukan yang melakukan pekerjaan utama. Yang benar-benar bekerja adalah soda kue sebagai abrasif ringan dan cuka sebagai agen asam—keduanya melunakkan ikatan antara kerak dan permukaan logam tungku. Karena itu, jangan terburu-buru membilas begitu busa muncul; biarkan larutan meresap selama 10 menit penuh agar hasilnya optimal.

Satu hal lagi: setelah dibilas, pastikan tungku benar-benar kering sebelum dipasang kembali ke kompor. Tungku yang masih lembap bisa menyebabkan api tidak menyala merata karena lubang-lubang saluran gas tertutup air. Cukup lap dengan kain kering atau angin-anginkan sebentar sebelum digunakan.

FAQ

Apakah cara ini aman untuk semua jenis tungku kompor, termasuk yang sudah mulai berkarat?

Kombinasi soda kue dan cuka masak umumnya aman untuk tungku kompor berbahan besi cor maupun baja. Namun untuk tungku yang sudah berkarat parah, sebaiknya gunakan sabut kawat dengan hati-hati agar karat tidak semakin menyebar. Setelah dibersihkan, keringkan tungku benar-benar dan pertimbangkan untuk mengoleskan lapisan tipis minyak goreng sebelum disimpan—ini membantu mencegah karat baru terbentuk akibat kelembapan.

Bolehkah soda kue diganti dengan baking powder yang ada di dapur?

Tidak disarankan. Meski soda kue (baking soda) dan baking powder sama-sama berbasis natrium bikarbonat, baking powder mengandung bahan tambahan seperti tepung maizena dan asam tartrat yang tidak memberikan manfaat pembersihan dan justru bisa meninggalkan residu lengket di tungku. Gunakan soda kue murni untuk hasil terbaik.

Seberapa sering tungku kompor sebaiknya dibersihkan secara menyeluruh?

Idealnya, tungku kompor dibersihkan dari noda dan percikan minyak setiap minggu sebelum kotoran sempat mengeras. Pembersihan menyeluruh seperti metode di atas cukup dilakukan sebulan sekali untuk dapur yang digunakan aktif setiap hari. Semakin rutin dibersihkan, semakin sedikit tenaga yang dibutuhkan karena kerak tidak sempat menumpuk terlalu tebal.

Apakah ada risiko reaksi soda kue dan cuka masak merusak lapisan tungku dalam jangka panjang?

Penggunaan sesekali dengan takaran wajar tidak akan merusak permukaan tungku. Yang perlu dihindari adalah merendam tungku terlalu lama dalam larutan cuka pekat karena sifat asamnya bisa mengikis permukaan logam secara perlahan jika terpapar terlalu lama. Untuk pembersihan rutin, 10–15 menit sudah lebih dari cukup.

Bagaimana cara mencegah kerak di tungku kompor agar tidak cepat menumpuk kembali?

Kebiasaan kecil yang paling efektif adalah langsung menyeka percikan minyak di tungku setelah selesai memasak, saat permukaan masih hangat tapi tidak panas. Percikan minyak yang baru jauh lebih mudah dibersihkan dengan tisu atau lap basah dibanding kerak yang sudah terpanggang berkali-kali. Menutup kompor saat tidak digunakan juga membantu mengurangi akumulasi debu yang bercampur dengan minyak dan mempercepat terbentuknya kerak.

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas