Brilio.net - Dunia kerja sering kali menjadi panggung drama yang tak terduga. Terkadang, meski sudah memberikan yang terbaik, datang lebih awal, dan mempersiapkan segalanya dengan matang, gangguan justru datang dari arah yang tidak disangka-sangka—bisa berupa tekanan situasi atau bahkan sikap kurang menyenangkan dari rekan kerja maupun klien.
Baru-baru ini, presenter kondang Choky Sitohang membagikan pengalaman pahitnya saat bertugas di sebuah lembaga negara. Meski dikenal kalem, Choky merasa perlu bicara setelah dibentak oleh seorang oknum pejabat tinggi tanpa alasan yang jelas. Alih-alih membalas dengan emosi, Choky menunjukkan kelasnya sebagai profesional sejati dengan tetap membawakan acara hingga tuntas secara elegan.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa profesionalisme bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan tentang bagaimana menjaga harga diri dan ketenangan di bawah tekanan hebat.
15 Quotes Profesionalisme: Menjaga Integritas dan Ketenangan
Menghadapi situasi sulit membutuhkan "otot mental" yang kuat. Berikut adalah kumpulan pesan bijak untuk kamu agar tetap berdiri tegak saat integritas diuji:
1. "Profesionalisme adalah memberikan hasil terbaik bahkan di hari-hari saat kamu merasa paling buruk."
2. "Kualitas seseorang tidak dilihat saat segalanya lancar, tapi saat badai datang dan ia tetap memegang kendali diri."
3. "Jangan biarkan emosi orang lain mendikte standar kerjamu."
4. "Ketenangan adalah bentuk tertinggi dari rasa percaya diri."
5. "Tetaplah santun meski lawan bicaramu kehilangan etika; itu adalah cara menunjukkan siapa yang lebih berkelas."
6. "Pekerjaanmu adalah cerminan karaktermu, bukan cerminan suasana hatimu."
7. "Disiplin waktu adalah bentuk penghormatan paling dasar terhadap diri sendiri dan orang lain."
8. "Saat kamu dibentak tanpa alasan, ingatlah bahwa reaksimu menentukan level profesionalismemu selanjutnya."
9. "Kesuksesan besar sering kali datang setelah kemampuan kita untuk tetap diam dan bekerja diuji."
10. "Jangan turunkan standarmu hanya karena orang di sekitarmu tidak memiliki standar."
11. "Integritas berarti melakukan hal yang benar, bahkan ketika tidak ada orang yang melihat atau menghargainya."
12. "Seorang profesional sejati tahu kapan harus bicara tegas dan kapan harus membiarkan hasil kerjanya yang bicara."
13. "Jangan mencampuradukkan harga diri dengan ego; harga diri membuatmu tegak, ego membuatmu hancur."
14. "Keahlian membawamu ke puncak, tetapi karakterlah yang membuatmu tetap berada di sana."
15. "Fokuslah pada solusi, karena kemarahan hanya akan mengaburkan visi dan tujuan utamamu."
Belajar dari Choky Sitohang: Cara Elegan Menghadapi Tekanan
Choky Sitohang dibentak pejabat
© Instagram/@sitohangchoky
Berdasarkan kronologi yang dialami Choky Sitohang, ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu terapkan saat menghadapi situasi serupa di dunia kerja:
1. Tiba Lebih Awal untuk Kesiapan Mental
Choky tiba lebih awal. Waktu ekstra ini bukan hanya soal ketepatan waktu, tapi memberikan ruang napas untuk menguasai medan dan materi. Dengan persiapan matang, kamu punya landasan kuat saat seseorang mencoba menjatuhkan mentalmu.
2. Memisahkan Perasaan Pribadi dari Kewajiban
Meski hatinya bergejolak setelah dibentak, Choky tetap menyebut pejabat tersebut dengan sapaan "Yang Kami Hormati". Ini bukan tanda lemah, melainkan tanda bahwa kamu adalah penguasa atas dirimu sendiri. Jangan biarkan perilaku buruk orang lain merusak performa profesionalmu.
3. Bertindak Tegas Setelah Tugas Selesai
Profesional bukan berarti menjadi "keset". Choky mengirimkan pesan klarifikasi yang objektif setelah acara berakhir. Selesaikan tanggung jawab terlebih dahulu, baru kemudian mintalah penjelasan secara beradab. Ini menunjukkan bahwa kamu menghargai pekerjaan, tapi juga menghargai martabat diri sendiri.
15 Quotes Kehidupan: Mengelola Konflik dan Etika Komunikasi
Melanjutkan perjalanan pengembangan diri, quotes berikut akan membantumu melihat perspektif lebih luas tentang komunikasi dan hubungan antarmanusia:
16. "Etika komunikasi adalah jembatan antara dua kepentingan; jangan biarkan jembatan itu runtuh karena arogansi."
17. "Hargai setiap profesi, karena setiap orang sedang berjuang memberikan yang terbaik untuk kehidupannya."
18. "Kekuatan sejati ada pada kemampuan mengendalikan amarah saat kamu memiliki hak untuk marah."
19. "Jangan biarkan perlakuan transaksional menghilangkan sisi kemanusiaan dalam setiap kolaborasi."
20. "Wibawa tidak didapatkan dari bentakan, melainkan dari konsistensi perbuatan dan perkataan."
21. "Jadilah pengamat yang cerdas; terkadang diam adalah jawaban terbaik untuk kebisingan yang tak bermutu."
22. "Setiap tantangan di lapangan adalah kelas akselerasi untuk mendewasakan mentalitas kerjamu."
23. "Orang yang hebat akan membuat orang lain merasa besar, bukan merasa kerdil di hadapannya."
24. "Jangan biarkan algoritma otak yang kacau merusak naskah keberhasilan yang sudah kamu susun."
25. "Kehormatan tidak diberikan oleh orang lain, kehormatan adalah sesuatu yang kamu bangun di dalam dirimu sendiri."
26. "Selalu ada ruang untuk doa di sela-sela kepanikan; mintalah kekuatan pada Tuhan saat logika mulai buntu."
27. "Pilar utama profesionalisme adalah empati, persuasi, dan penguasaan diri."
28. "Rejeki mungkin datang dari klien, tapi keberkahan datang dari cara kita merespons ujian di tempat kerja."
29. "Jadilah inspirasi bagi rekan seprofesi dengan menunjukkan cara bertahan di situasi krisis."
30. "Pada akhirnya, orang akan lupa apa yang kamu katakan, tapi mereka tidak akan lupa bagaimana kamu membuat mereka merasa aman dan dihargai."
FAQ: Pertanyaan Seputar Etika dan Profesionalisme
1. Apa yang harus dilakukan jika atasan atau klien membentak di depan umum?
Tetaplah tenang dan selesaikan tugas yang sedang berjalan secara profesional. Hindari membalas dengan nada yang sama di depan publik karena itu akan memperburuk citramu. Setelah situasi mereda, mintalah waktu untuk berbicara secara pribadi untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.
2. Apakah tetap menghormati orang yang tidak sopan berarti kita lemah?
Sama sekali tidak. Menghormati orang yang tidak sopan adalah tanda kontrol diri yang luar biasa. Kamu sedang menghormati posisi atau institusinya, bukan perilakunya. Ini justru menunjukkan bahwa kamu memiliki level emosional yang jauh lebih tinggi.
3. Bagaimana cara menjaga fokus saat mood hancur akibat perlakuan buruk?
Gunakan teknik pernapasan dalam dan ingat kembali tujuan utamamu di tempat tersebut. Fokuslah pada audiens atau hasil akhir yang harus dicapai. Anggap gangguan tersebut sebagai ujian "naik kelas" bagi karaktermu.
4. Mengapa persiapan matang sangat penting dalam menghadapi krisis?
Persiapan matang memberikan rasa percaya diri. Ketika kamu tahu bahwa kamu tidak melakukan kesalahan teknis (seperti Choky yang sudah siap 11 menit sebelum acara), bentakan orang lain akan terasa seperti masalah mereka, bukan masalahmu.
5. Kapan waktu yang tepat untuk bersikap tegas terhadap perlakuan semena-mena?
Waktu terbaik adalah setelah kewajiban profesional terpenuhi. Dengan begitu, kamu bicara dari posisi yang kuat sebagai orang yang sukses menjalankan tugas, bukan sebagai orang yang gagal karena terganggu emosi.
Recommended By Editor
- 30 Kata-kata motivasi lucu pasca ditolak, obat ampuh biar nggak kelihatan ngenes
- 30 Kata-kata motivasi meraih kembali mimpi yang tertunda di usia 30 tahun
- 100 Kata-kata motivasi kerja keras penuh semangat, cocok dibaca saat mulai lelah
- 100 Kata-kata bijak untuk diri sendiri agar terhindar dari rasa malas
- 100 Kata-kata apresiasi untuk diri sendiri agar lebih menghargai proses

































