Brilio.net - Kabar bahagia datang dari dunia pendidikan tanah air. Ashanty baru saja dinyatakan lulus dalam ujian tertutup program Doktoral (S3) yang ditempuh di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Setelah melewati proses akademik yang panjang, tim penguji menyatakan bahwa tesis yang disusun oleh Ashanty berhasil memenuhi kriteria kelulusan.

Momen bersejarah tersebut dibagikan melalui akun media sosial pribadinya pada Senin (21/4/2026). Dalam prosesi ujian yang berlangsung secara tertutup di Surabaya tersebut, Ashanty didampingi oleh promotor dan tim penguji yang selama ini membimbing proses penulisan karya ilmiahnya.

Ashanty kuliah S1 Hukum Instagram/@fh_uwks; Instagram/@ashanty_ash

Ashanty kuliah S1 Hukum
foto: Instagram/@ashanty_ash

Ujian tersebut berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam. Sang suami, Anang Hermansyah, juga tampak hadir mendampingi di lokasi ujian untuk memberikan dukungan moral atas pencapaian akademik tersebut. Melalui unggahannya, Ashanty mengungkapkan perasaan leganya setelah berhasil melewati tahapan krusial ini.

Ashanty kuliah S1 Hukum Instagram/@fh_uwks; Instagram/@ashanty_ash

Ashanty kuliah S1 Hukum
foto: Instagram/@ashanty_ash

"Langkah yang kemarin terasa begitu berat, kini berubah menjadi hela napas paling lega. Napas yang sempat tercekat di ruang sidang, akhirnya terlepas bersama kata “Lulus”," tulis Ashanty di laman Instagramnya, dikutip brilio.net, Selasa (21/4/2026).

Ashanty kuliah S1 Hukum Instagram/@fh_uwks; Instagram/@ashanty_ash

Ashanty kuliah S1 Hukum
foto: Instagram/@ashanty_ash

Meskipun telah melewati sidang tertutup, Ashanty masih harus mempersiapkan diri untuk tahap final yaitu sidang terbuka. Tahapan tersebut merupakan langkah terakhir sebelum gelar Doktor secara resmi disandang.

"Terima kasih untuk para penguji atas semua pertanyaan, masukan, dan revisinya. 2,5 jam terasa berat, namun bahagia bisa melewatinya. Terima kasih juga kepada promotor dan co-promotor saya yang selalu sabar membimbing, mengarahkan, dan mendampingi setiap proses yang saya jalani sampai di titik ini," lanjutnya ibu 4 anak itu.

Fokus Penelitian pada Transformasi Digital Industri Musik

Selama menempuh Program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia di Sekolah Pascasarjana UNAIR, Ashanty memusatkan penelitiannya pada fenomena di industri musik. Disertasi yang disusun mengangkat judul "Strategi Adaptasi Penyanyi Baby Boomers dan Generasi X terhadap Transformasi Digital". Penelitian tersebut mengupas tuntas bagaimana musisi dari generasi terdahulu beradaptasi dengan perubahan teknologi yang masif.

Sebelum sampai di titik ini, Ashanty telah melewati ujian proposal disertasi pada April 2025 dengan hasil yang memuaskan, yakni nilai 88. Keberhasilan dalam sidang tertutup ini menjadi bukti ketekunannya dalam mengejar pendidikan tinggi.

"Dibalik kata 'Anda Lulus & Lolos' ada pertanyaan-pertanyaan dan revisi dari para penguji. Alhamdulillah, i made it guys!," tulisnya di media sosial.

Semangat Belajar Berlanjut di Fakultas Hukum

Ashanty kuliah S1 Hukum Instagram/@fh_uwks; Instagram/@ashanty_ash

Ashanty kuliah S1 Hukum
foto: Instagram/@fh_uwks

Seakan tidak mengenal kata lelah dalam menuntut ilmu, Ashanty kini memulai perjalanan baru di bidang yang berbeda. Setelah menyelesaikan tahap S3 di bidang Pengembangan SDM, ia kini resmi terdaftar sebagai mahasiswa baru program S1 di Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS).

Kehadiran Ashanty sebagai mahasiswa hukum diumumkan secara resmi oleh pihak kampus melalui media sosial. Langkah ini menambah daftar panjang riwayat pendidikannya setelah sebelumnya meraih gelar Magister Manajemen dari Binus Internasional.

Pihak Fakultas Hukum UWKS menyambut antusias kehadiran sosok inspiratif ini di lingkungan kampus kita.

"Selamat bergabung, @ashanty_ash, di Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma! Semoga langkah barunya penuh semangat, ilmu yang bermanfaat, dan pengalaman tak terlupakan. Siap menorehkan cerita baru di dunia hukum!," tulis pihak fakultas melalui akun resminya.