Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel

Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel
tips dapur bersih alami | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Membersihkan dapur sering jadi pekerjaan yang melelahkan, apalagi kalau sudah berurusan dengan noda minyak yang lengket dan debu yang menempel di berbagai permukaan. Mulai dari kaca, kompor, hingga kitchen sink, semuanya butuh perhatian ekstra agar tetap bersih dan higienis. Tapi ternyata, kamu nggak perlu produk mahal, cukup pakai bahan sederhana seperti cuka dapur.

Cuka dikenal punya sifat asam yang efektif melarutkan lemak dan kotoran membandel. Kalau dikombinasikan dengan bahan lain seperti sabun cuci piring dan sedikit baby oil, hasilnya bisa bikin permukaan dapur jadi lebih kesat, bersih, bahkan terlihat mengilap. Praktisnya lagi, cairan ini bisa dipakai untuk banyak area sekaligus dalam sekali semprot.

Dengan cara yang simpel dan bahan yang mudah ditemukan, dikutip dari akun Instagram @ruma.haqiqi, kamu bisa bikin dapur terlihat seperti baru lagi. Mulai dari kaca bebas sidik jari, kompor tanpa noda minyak, pintu kulkas yang bersih dari debu, sampai kitchen sink yang kinclong, semuanya bisa kamu atasi dengan satu racikan ini.

Cara Membuat & Menggunakan

1. Siapkan bahan:
- 1 sdm sabun cuci piring
- 1 sdm cuka
- 1 sdm baby oil
- 500 ml air
Pastikan semua bahan dalam kondisi bersih dan takaran sesuai agar hasilnya seimbang, tidak terlalu licin, tapi tetap efektif mengangkat kotoran.

2. Masukkan sabun cuci piring, cuka, dan baby oil ke dalam wadah, lalu tambahkan air. Aduk perlahan hingga tercampur rata. Hindari mengocok terlalu keras agar tidak menghasilkan busa berlebih.

3. Tuangkan larutan ke dalam botol semprotan supaya lebih praktis saat digunakan. Botol spray membantu mengontrol jumlah cairan agar tidak berlebihan saat dipakai.

Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel

foto: Instagram/@ruma.haqiqi

4. Semprotkan cairan secukupnya ke lap microfiber (jangan langsung ke permukaan). Cara ini bikin cairan lebih merata di lap dan menghindari permukaan jadi terlalu basah atau licin.

Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel

foto: Instagram/@ruma.haqiqi

5. Gunakan lap tersebut untuk membersihkan:

Kaca

Lap permukaan kaca dengan gerakan satu arah atau memutar ringan. Fokus di area yang sering tersentuh tangan. Hasilnya, bekas sidik jari cepat hilang tanpa meninggalkan garis atau noda air.

Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel

foto: Instagram/@ruma.haqiqi

Kompor

Usapkan lap ke permukaan kompor, terutama di area sekitar tungku yang biasanya penuh minyak. Untuk noda yang agak tebal, tekan sedikit saat mengelap agar kotoran lebih cepat terangkat. Setelah dilap, permukaan jadi lebih kesat dan minyak tidak mudah menempel lagi.

Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel

foto: Instagram/@ruma.haqiqi

Pintu kulkas

Lap bagian luar kulkas secara menyeluruh, termasuk sisi pegangan yang sering disentuh. Debu dan noda tangan akan langsung terangkat, membuat permukaan terlihat lebih bersih dan tidak kusam.

Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel

foto: Instagram/@ruma.haqiqi

Kitchen sink

Gunakan lap untuk mengelap area wastafel, termasuk bagian pinggir dan sekitar lubang pembuangan. Gosok ringan dengan gerakan memutar agar noda air dan sisa kotoran terangkat. Hasil akhirnya terlihat lebih mengilap dan bersih.

Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel

foto: Instagram/@ruma.haqiqi

Furniture kayu

Lap permukaan kayu dengan gerakan searah serat agar hasilnya lebih rapi. Gunakan tipis saja, tidak perlu terlalu basah. Baby oil dalam campuran membantu memberi efek kilap alami tanpa membuat permukaan terasa lengket.

Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel

foto: Instagram/@ruma.haqiqi

Tips Biar Hasil Maksimal

- Gunakan lap microfiber supaya kotoran lebih mudah terangkat tanpa meninggalkan goresan
- Jangan terlalu banyak menyemprot cairan agar tidak meninggalkan bekas licin
- Untuk noda minyak tebal, diamkan sebentar sebelum dilap
- Lap searah (terutama di kaca dan stainless) supaya hasilnya lebih mulus
- Gunakan rutin agar kotoran tidak menumpuk

FAQ

1. Apakah aman untuk semua permukaan?

Aman untuk sebagian besar permukaan seperti kaca, stainless steel, dan keramik. Untuk kayu, gunakan secukupnya saja karena mengandung cairan.

2. Kenapa pakai baby oil?

Baby oil membantu memberikan efek kilap dan membuat permukaan tidak mudah ditempeli debu.

3. Apakah bau cuka akan menyengat?

Tidak terlalu, karena sudah dicampur air dan bahan lain. Bau juga akan cepat hilang setelah kering.

4. Bisa disimpan berapa lama?

Bisa disimpan hingga 1–2 minggu dalam botol tertutup rapat.

5. Apakah bisa mengganti baby oil?

Bisa, tapi hasil kilapnya mungkin tidak seoptimal jika menggunakan baby oil.

Penulis: Anggita Cahya Rosdiana

Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.

 

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas