Handuk bau apek bikin risih? Ini cara ampuh cuci pakai garam dan cuka, hasilnya bikin kaget
Diperbarui 7 Apr 2026, 17:11 WIB
Diterbitkan 7 Apr 2026, 11:00 WIB

Brilio.net - Handuk adalah salah satu benda yang paling sering dipakai setiap hari, tapi juga paling sering diabaikan kebersihannya. Padahal handuk yang jarang dicuci — atau dicuci tapi tidak tuntas — bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri, jamur, dan kuman yang tak kasat mata.
Kalau handuk sudah mulai tercium bau apek atau tampilannya kusam, itu tanda sudah waktunya dicuci lebih serius dari biasanya. Masalahnya, bau apek di handuk seringkali bukan semata karena kotor — tapi karena sisa deterjen yang menumpuk di serat kain dan menjadi tempat tumbuhnya bakteri. Jadi meski sudah dicuci, kalau resinya tidak terangkat, bau tetap saja muncul.
Banyak orang mengandalkan sitrun untuk merendam handuk sebelum dicuci. Memang efektif, tapi sitrun punya efek samping yang perlu diperhatikan — menghirupnya bisa memicu batuk, sesak napas, hingga iritasi tenggorokan, terutama bagi yang sensitif.
Kabar baiknya, ada alternatif yang lebih aman dan bahan-bahannya pasti sudah ada di dapur: garam dan cuka.
Mengapa Garam dan Cuka Bisa Gantikan Sitrun?
Garam bukan sekadar bumbu masak. Secara alami, garam bersifat antimikroba dan mampu mengangkat noda membandel dari serat kain.
"Garam dapat mengangkat noda bandel," ujar @Giano Vlog dalam unggahan videonya di YouTube, dikutip BrilioFood, Selasa (7/4/2026).
Sementara itu, cuka putih mengandung asam asetat yang bekerja memecah residu deterjen yang tersisa di serat handuk — justru inilah yang sering jadi biang keladi bau apek meski handuk sudah dicuci. Bonus tambahannya, cuka juga bisa membantu menajamkan aroma softener di bilasan akhir.
Cara Mencuci Handuk Apek dengan Garam dan Cuka
Berikut langkah-langkahnya yang bisa langsung dipraktikkan:
Langkah 1 — Rendam dengan larutan garam

foto: YouTube/@Giano Vlog
Isi tabung mesin cuci dengan air, lalu masukkan 1 sendok makan garam. Aduk hingga larut, kemudian masukkan handuk. Rendam selama 15 menit agar larutan garam bekerja maksimal mengangkat kotoran dan noda.
Langkah 2 — Cuci dengan deterjen seperti biasa

foto: YouTube/@Giano Vlog
Setelah 15 menit, tambahkan 1 sachet deterjen cair ke dalam tabung. Tutup mesin cuci dan jalankan proses pencucian seperti biasa.
Langkah 3 — Bilas dengan tambahan cuka

foto: YouTube/@Giano Vlog
Di siklus pembilasan pertama, tuangkan 50 ml cuka putih ke dalam air bilasan. Ini berfungsi mengangkat sisa deterjen yang masih menempel di serat handuk.
"Cuka ini untuk menghilangkan residu (sisa deterjen) di handuk," jelasnya lebih lanjut.
Langkah 4 — Bilasan akhir dengan softener dan cuka

foto: YouTube/@Giano Vlog
Pada bilasan terakhir, tambahkan softener dan 1 sendok teh cuka. Kombinasi ini dipercaya membuat wangi softener lebih tahan lama di kain.
Langkah 5 — Jemur di bawah sinar matahari

foto: YouTube/@Giano Vlog
Setelah proses pencucian selesai, jemur handuk langsung di bawah sinar matahari. Sinar UV matahari juga berperan sebagai disinfektan alami yang membantu membunuh sisa bakteri di serat kain.
"Menjemur tidak lebih dari 1 jam di bawah sinar matahari," ucapnya.
Setelah kering, handuk siap dipakai kembali — bersih, tidak apek, dan terasa seperti baru.
Tips Tambahan agar Handuk Tidak Cepat Apek Lagi
Selain cara mencuci di atas, ada beberapa kebiasaan kecil yang bisa mencegah handuk cepat bau kembali:
- Gunakan cuka putih, bukan cuka berwarna, agar tidak meninggalkan noda pada handuk berwarna terang
- Jangan campurkan cuka dengan deterjen berbasis pemutih karena bisa merusak serat kain
- Pastikan handuk benar-benar kering sebelum dilipat dan disimpan — handuk yang disimpan dalam kondisi lembap adalah penyebab utama bau apek
- Idealnya, handuk dicuci setiap 3–4 kali pemakaian. Untuk handuk dapur yang bersentuhan langsung dengan makanan, sebaiknya dicuci setiap 2 hari sekali
FAQ
1. Apakah garam aman digunakan untuk semua jenis handuk, termasuk microfiber?
Ya, garam aman untuk hampir semua jenis kain termasuk microfiber. Tidak bersifat korosif dan tidak merusak serat halus.
2. Cuka putih atau cuka apel, mana yang lebih baik untuk mencuci handuk?
Cuka putih lebih disarankan karena tidak berwarna, sehingga tidak berisiko meninggalkan noda pada handuk — terutama yang berwarna putih atau terang.
3. Berapa kali idealnya handuk dicuci agar tidak cepat bau apek?
Para ahli merekomendasikan mencuci handuk setiap 3–4 kali pemakaian. Untuk handuk dapur, lebih sering lebih baik — idealnya setiap 2 hari karena sering bersentuhan dengan makanan dan minyak.
4. Kenapa handuk masih tetap bau apek meski sudah dicuci dengan deterjen?
Penyebab utamanya adalah sisa deterjen yang menumpuk di serat kain. Residu inilah yang menjadi tempat tumbuhnya bakteri penghasil bau. Penambahan cuka saat pembilasan membantu memecah dan mengangkat residu tersebut.
5. Bolehkah mencampur garam, cuka, dan deterjen sekaligus dalam satu cucian?
Sebaiknya tidak dicampur bersamaan sekaligus. Ikuti langkah secara berurutan: garam untuk perendaman, deterjen untuk pencucian, dan cuka di tahap pembilasan. Ini agar masing-masing bahan bekerja optimal tanpa saling mengganggu.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Cukup pakai sendok sayur, begini cara bersihkan bunga es freezer yang aman dan efektif
- Cara membuat cairan pengusir cicak dari sabun cuci piring dan cuka
- Bahan dapur ini ternyata ampuh angkat kerak membandel di karet stang motor, tanpa garam sekalipun
- Bintik hitam di handuk susah hilang? ini trik cuci pakai micin dan sabun cuci piring
- Tanpa produk mahal, bau kecoa di baju hilang hanya dengan bahan dapur
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep mie gacoan ala rumahan yang pedas gurih dan praktis, dijamin bikin ketagihan
06 / 04 / 2026 12:00 WIB
Cara bikin sambal terasi mentah yang tidak cepat basi dan tips penyimpanan yang benar
06 / 04 / 2026 15:00 WIB
Pingin goreng tepung tapi takut lemak? Yuk cobain resep tofu katsu yang lezat dan sehat ini
07 / 04 / 2026 18:00 WIB
Resep dimsum ayam lembut dan juicy ala restoran, bahan sederhana anti gagal
07 / 04 / 2026 10:00 WIB
















