Tanaman anggur di rumah sudah rimbun tapi belum berbuah? Cek 6 hal ini
Diperbarui 7 Sep 2026, 21:33 WIB
Diterbitkan 7 Sep 2026, 09:10 WIB
- 1. Mulai dari lokasi yang mendapat banyak cahaya
- 2. Pilih bibit sehat, jangan buru-buru dari biji
- 3. Media tanam harus bisa membuang air berlebih
- 4. Pasang rambatan sebelum tanaman keburu rimbun
- 5. Jangan menjadikan jadwal siram sebagai patokan mutlak
- 6. Jangan takut memangkas, karena anggur memang perlu diarahkan
- Tanaman sudah rimbun? Jangan langsung menganggap itu tanda akan banyak buah
- Bagaimana kalau anggur belum juga berbuah?
- Bagan sederhana perawatan tanaman anggur
- Jangan mengejar buah sebelum tanaman punya struktur
- Kapan anggur bisa dipanen?
- Jadi, apa yang paling penting bagi pemula?
- FAQ
Brilio.net - Tanaman anggur termasuk tanaman buah yang menarik ditanam di rumah karena bisa diarahkan merambat pada teralis, pagar, atau para-para. Namun, tanaman yang tumbuh subur dengan banyak daun belum tentu langsung menghasilkan buah.
Ada beberapa hal yang perlu disiapkan sejak awal, mulai dari lokasi tanam, kondisi media, pemilihan bibit, rambatan, penyiraman, hingga pemangkasan. Pada tanaman anggur, pembentukan struktur batang dan cabang justru menjadi bagian penting sebelum berharap tanaman menghasilkan buah.
Dilansir dari Liputan6.com, tanaman anggur bisa dibudidayakan di rumah dengan memperhatikan pemilihan bibit, media tanam, pencahayaan, penyiraman, pemupukan, rambatan, dan pemangkasan.
1. Mulai dari lokasi yang mendapat banyak cahaya
Sebelum membeli bibit, tentukan dulu tempat tanaman akan diletakkan. Anggur membutuhkan cahaya yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan buah.
Oregon State University Extension Service, layanan penyuluhan pertanian dan pendidikan berkebun dari Oregon State University, menyebutkan bahwa produksi anggur meja yang baik membutuhkan lokasi dengan paparan matahari penuh. Tanah yang memiliki drainase baik juga lebih sesuai dibandingkan tanah yang terus-menerus basah.
Untuk halaman rumah, pilih lokasi yang:
- mendapat sinar matahari langsung dalam sebagian besar waktu siang;
- tidak menjadi titik berkumpulnya air setelah hujan;
- memiliki ruang untuk memasang rambatan;
- tidak terlalu terhalang tembok atau pohon besar.
Jadi, jangan hanya mencari tempat kosong. Tempat kosong yang teduh dan mudah tergenang belum tentu menjadi lokasi yang baik untuk tanaman anggur.
2. Pilih bibit sehat, jangan buru-buru dari biji
Bibit yang sehat membuat tahap awal perawatan lebih mudah. Pilih tanaman dengan batang kokoh, akar tidak busuk, dan tidak menunjukkan tanda serangan penyakit yang berat.
Jika ingin memperbanyak tanaman sendiri, stek dari tanaman induk bisa menjadi pilihan. Oregon State University Extension Service menjelaskan bahwa anggur dapat diperbanyak melalui stek kayu matang. Tanaman yang berasal dari biji tidak selalu memiliki karakter yang sama dengan tanaman induknya.
Karena itu, jika tujuan utamanya adalah mempertahankan karakter varietas tertentu, bibit vegetatif dari sumber yang jelas lebih masuk akal untuk pemula dibanding menanam biji lalu menunggu hasilnya.
Yang perlu diperiksa saat memilih bibit
| Bagian yang Dicek | Kondisi yang Lebih Baik | Perlu Dihindari |
|---|---|---|
| Batang | Kokoh dan tidak keriput | Luka, busuk, atau sangat lemah |
| Daun | Tampak segar dan tidak dipenuhi bercak | Banyak bercak atau kerusakan |
| Akar | Tidak lembek atau berbau busuk | Gelap, lembek, dan rusak |
| Pertumbuhan | Ada tanda pertumbuhan aktif | Layu atau tampak terhenti |
3. Media tanam harus bisa membuang air berlebih
Anggur tidak membutuhkan media yang selalu basah. Justru, air yang sulit keluar dapat membuat kondisi di sekitar akar menjadi kurang baik.
Untuk penanaman langsung di tanah, gemburkan area terlebih dahulu dan perhatikan apakah air cepat meresap setelah hujan. Jika tanah sangat berat dan mudah menahan air, struktur tanah perlu diperbaiki sebelum tanaman ditanam.
Untuk pot, pilih wadah yang cukup besar dan memiliki lubang drainase. Gunakan media yang tidak terlalu padat sehingga air dapat mengalir keluar.
Jangan menutup lubang drainase dengan tanah atau endapan media. Setelah menyiram, kelebihan air seharusnya dapat keluar dari bagian bawah pot.
4. Pasang rambatan sebelum tanaman keburu rimbun
Ini bagian yang sering dianggap sekadar urusan estetika.
Padahal, rambatan membantu menentukan ke mana batang dan cabang tanaman akan tumbuh. Tanpa arah pertumbuhan yang jelas, tanaman anggur dapat menghasilkan banyak tunas yang saling bertumpuk.
University of Minnesota Extension, layanan penyuluhan dari University of Minnesota yang memberikan informasi teknis untuk budidaya tanaman, menjelaskan bahwa tanaman anggur muda perlu dilatih secara bertahap untuk membentuk trunk atau batang utama, kemudian cordon, yaitu cabang permanen yang diarahkan sepanjang kawat atau rambatan.
Untuk skala rumahan, rambatan bisa dibuat menggunakan:
- teralis;
- kawat yang dipasang pada tiang;
- para-para;
- pagar yang cukup kuat.
Yang penting bukan bentuknya, melainkan cukup kokoh untuk menopang pertumbuhan tanaman dan memungkinkan cabang diarahkan dengan rapi.
5. Jangan menjadikan jadwal siram sebagai patokan mutlak
Tanaman anggur muda memang membutuhkan air secara teratur. Namun, tidak berarti tanaman harus disiram dengan jumlah dan frekuensi yang sama setiap hari.
Kebutuhan air dapat berubah berdasarkan ukuran tanaman, cuaca, jenis media, ukuran pot, serta kemampuan media membuang air.
Daripada mengikuti angka penyiraman secara kaku, periksa kondisi media terlebih dahulu. Jika bagian media mulai mengering, periksa kelembapannya sebelum menyiram kembali.
Yang perlu dihindari adalah media yang terus-menerus jenuh air.
Pada tanaman dalam pot, kondisi media juga dapat berubah lebih cepat dibandingkan tanaman yang ditanam langsung di tanah. Karena itu, pemeriksaan langsung lebih berguna daripada hanya mengandalkan kalender penyiraman.
6. Jangan takut memangkas, karena anggur memang perlu diarahkan
Tanaman anggur yang dibiarkan tumbuh bebas bisa terlihat semakin rimbun. Masalahnya, pertumbuhan yang rimbun tidak otomatis berarti tanaman siap menghasilkan banyak buah.
Pemangkasan berfungsi mempertahankan bentuk tanaman sekaligus mengatur bagian pertumbuhan yang dipertahankan untuk produksi berikutnya.
Oregon State University Extension Service menjelaskan bahwa buah anggur muncul pada pertumbuhan baru yang berasal dari kayu berumur satu tahun. Karena itu, pemangkasan tahunan menjadi bagian penting dalam mempertahankan keseimbangan antara pertumbuhan vegetatif dan produksi buah.
Ada dua sistem pemangkasan yang umum dikenal, yaitu cane pruning dan spur pruning. Pemilihannya tidak bisa disamaratakan karena dipengaruhi varietas dan sistem pelatihan tanaman.
Untuk pemula, hal terpenting bukan menghafal jumlah cabang yang harus dipotong, melainkan memahami cabang mana yang menjadi bagian struktur tanaman dan bagaimana sistem pemangkasan varietas yang ditanam.
Gambaran sederhananya
Batang utama → cordon → tunas baru → bunga/tandan → buah
Struktur ini dibangun secara bertahap. University of Minnesota Extension bahkan menjelaskan bahwa pembentukan batang, cordon, dan spur pada tanaman muda dilakukan dari tahun ke tahun, bukan sekaligus dalam satu kali pemangkasan.
Tanaman sudah rimbun? Jangan langsung menganggap itu tanda akan banyak buah
Daun memang dibutuhkan tanaman untuk fotosintesis. Namun, kanopi yang terlalu padat juga dapat membuat bagian dalam tanaman lebih teduh dan lembap.
Pengelolaan kanopi dilakukan dengan mengatur tunas dan daun agar ruang di sekitar buah tidak terlalu penuh. University of Minnesota Extension menyebut pengelolaan pertumbuhan seperti penjarangan tunas sebagai salah satu bagian dari pengaturan kanopi tanaman anggur.
Kondisi ini juga berkaitan dengan pengelolaan penyakit. Beberapa patogen anggur dapat mulai menginfeksi pada fase awal pertumbuhan, terutama ketika terjadi hujan. Karena itu, pengelolaan bagian tanaman yang sakit dan kebersihan kebun menjadi bagian dari pencegahan.
Artinya, memangkas bukan berarti membuat tanaman menjadi gundul. Tujuannya adalah mengurangi pertumbuhan yang tidak diperlukan dan mempertahankan struktur yang mendukung tanaman.
Bagaimana kalau anggur belum juga berbuah?
Jangan langsung menyimpulkan bahwa tanaman kekurangan pupuk.
Tanaman anggur membutuhkan waktu untuk membangun sistem akar, batang, dan struktur rambatan sebelum mampu menopang produksi buah. Oregon State University Extension Service mencatat bahwa tanaman anggur membutuhkan beberapa tahun sejak ditanam hingga menghasilkan panen pertama, sementara waktu menuju produksi penuh juga dapat lebih lama.
Selain umur tanaman, hasil juga dipengaruhi oleh:
- varietas;
- kondisi cahaya;
- kesehatan tanaman;
- sistem rambatan;
- pemangkasan;
- kondisi media dan akar;
- lingkungan tempat tanaman tumbuh.
Karena itu, tanaman yang belum berbuah tidak otomatis berarti gagal dirawat.
Bagan sederhana perawatan tanaman anggur
Jangan mengejar buah sebelum tanaman punya struktur
Kesalahan yang cukup mudah dilakukan pemula adalah terlalu cepat mengejar buah. Padahal, tanaman yang masih muda perlu membangun akar dan struktur batang terlebih dahulu.
University of Minnesota Extension menunjukkan bahwa pembentukan tanaman anggur muda dilakukan bertahap: pada tahap awal fokusnya membangun batang, kemudian membentuk cordon, lalu mengembangkan bagian yang nantinya menjadi struktur produksi.
Jadi, jika tanaman baru ditanam dan belum menghasilkan buah, fokus pertama sebaiknya bukan menambah pupuk sebanyak-banyaknya.
Pastikan dulu cahaya cukup, akar tidak tergenang, batang punya arah tumbuh, rambatan tersedia, dan pemangkasan dilakukan sesuai karakter varietas.
Setelah fondasi tanaman terbentuk, barulah perawatan diarahkan untuk mempertahankan pertumbuhan dan produksi buah.
Kapan anggur bisa dipanen?
Tidak ada satu angka umur yang bisa digunakan untuk semua tanaman anggur. Varietas, umur bibit saat ditanam, lingkungan, kesehatan tanaman, dan teknik pemangkasan dapat memengaruhi waktu tanaman mulai produktif.
Ketika buah sudah berkembang, jangan hanya menggunakan warna kulit sebagai patokan. Rasa juga dapat diperiksa dengan mengambil beberapa buah dari bagian tandan yang berbeda.
Jika sudah matang, tandan dapat dipotong menggunakan gunting atau alat pangkas yang bersih. Hindari menarik tandan secara paksa agar buah maupun bagian tanaman tidak rusak.
Panen juga bisa dilakukan bertahap apabila kematangan buah dalam satu tanaman tidak seragam.
Jadi, apa yang paling penting bagi pemula?
Menanam anggur di rumah bukan perlombaan untuk membuat tanaman secepat mungkin berbuah.
Yang lebih penting adalah membangun tanaman dengan lokasi yang tepat, media yang tidak tergenang, bibit sehat, rambatan yang sesuai, penyiraman berdasarkan kondisi, serta struktur tanaman yang dibentuk melalui pemangkasan.
Jika tanaman sudah tumbuh subur tetapi belum berbuah, jangan hanya melihat jumlah daun. Periksa kembali apakah tanaman mendapatkan cahaya yang cukup, apakah pertumbuhannya sudah diarahkan, dan apakah teknik pemangkasannya sesuai dengan varietas yang digunakan.
Dengan memahami bagian tersebut sejak awal, perawatan tanaman anggur di rumah menjadi lebih terarah dan tidak sekadar mengandalkan rutinitas menyiram setiap hari.
FAQ
1. Apakah tanaman anggur bisa ditanam di pot?
Bisa. Pot perlu memiliki ukuran yang memadai, drainase yang baik, serta ruang atau rambatan untuk mengarahkan pertumbuhan batang dan cabang.
2. Kenapa tanaman anggur tumbuh subur tetapi belum berbuah?
Pertumbuhan daun dan batang tidak selalu berarti tanaman sudah siap menghasilkan buah. Umur tanaman, cahaya, varietas, struktur tanaman, dan pemangkasan dapat memengaruhi produktivitas.
3. Apakah semua tanaman anggur dipangkas dengan cara yang sama?
Tidak. Teknik pemangkasan dapat berbeda menurut varietas dan sistem pelatihan tanaman. Dua sistem yang umum adalah cane pruning dan spur pruning.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Cara merawat cabai di polybag agar subur dan rajin berbuah, perhatikan 6 hal ini
- Cara menanam beluntas dari stek batang di pot, cocok untuk halaman sempit
- Jangan asal siram, ini 6 cara menggunakan air cucian beras untuk tanaman hias
- 5 Sayuran yang bisa ditanam lagi dari sisa dapur pakai air, jangan langsung buang bonggolnya
- 4 Cara mengolah kulit pisang jadi pupuk, bisa cair hingga bubuk untuk tanaman cabai
- 3 Cara membuat pupuk dari ampas kopi, pilih sesuai kebutuhan tanaman
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
5 Resep dari nasi sisa yang bukan nasi goreng, ada yang bisa jadi bekal
04 / 09 / 2026 13:00 WIB -
5 Resep ayam satu wajan, masak lauk sekaligus tanpa banyak cucian
05 / 09 / 2026 09:00 WIB