Trik mencuci serbet bau & bernoda tanpa sikat, hanya butuh deterjen, sabun cuci piring, dan air panas
Diperbarui 23 Apr 2026, 20:17 WIB
Diterbitkan 23 Apr 2026, 12:00 WIB

Brilio.net - Serbet atau kain lap dapur memang jadi andalan saat membersihkan permukaan kompor, meja, hingga tumpahan di sekitar wastafel. Karena seratnya yang rapat, serbet sangat efektif menyerap minyak, sisa makanan, dan berbagai kotoran lainnya.
Masalahnya, semua kotoran itu nyangkut di serbet. Kalau tidak langsung dicuci, lama-lama serbet berubah warna jadi kusam dan kumal — bahkan bisa mengeluarkan aroma apek yang cukup mengganggu.
Kenapa Serbet Sulit Bersih Meski Sudah Dicuci?
Banyak orang sudah mencoba merendam serbet dengan larutan pembersih, bahkan menyikatnya sekuat tenaga. Namun hasilnya tetap kurang memuaskan — noda membandel dan bau masih saja tersisa.
Penyebabnya, kotoran berminyak yang menempel di serat kain membutuhkan kombinasi bahan pembersih yang tepat sekaligus suhu air yang cukup tinggi untuk bisa larut dengan sempurna. Sekedar dikucek dengan air dingin saja tidak akan cukup mengangkat residu minyak yang sudah mengendap lama.
Solusi: Metode Rendam Tanpa Kucek
Seorang kreator konten YouTube bernama Rina Kartomisastro berbagi cara yang jauh lebih praktis — dan terbukti efektif — untuk mencuci serbet tanpa perlu mengucek sama sekali. Metodenya hanya membutuhkan dua bahan yang hampir pasti sudah ada di dapur: deterjen pakaian dan sabun cuci piring.
Bahan yang Dibutuhkan
- Serbet yang ingin dibersihkan
- Deterjen pakaian (secukupnya)
- Sabun cuci piring (1 bahan dapur tambahan)
- Air panas
- Ember
Langkah-Langkah Mencuci Serbet Tanpa Dikucek
Langkah 1 — Masukkan serbet ke dalam ember
Letakkan serbet yang kotor ke dalam ember. Pastikan ukuran ember cukup agar serbet bisa terendam sempurna nantinya.
Langkah 2 — Tambahkan deterjen dan sabun cuci piring
Tuangkan deterjen pakaian secukupnya, lalu tambahkan sabun cuci piring sebagai bahan dapur pendukung.
"Pakai takaran secukupnya aja jangan kelebihan jangan kesedikitan," ungkap Rina, dikutip BrilioFood, Kamis (23/4/2026).
Kombinasi dua bahan ini bekerja saling melengkapi: deterjen mengangkat kotoran umum dan menghilangkan bau, sementara sabun cuci piring yang memang dirancang meluruhkan lemak akan membantu mengangkat noda minyak membandel di serat kain.
Langkah 3 — Tuang air panas hingga serbet terendam
Siramkan air panas ke dalam ember sampai seluruh bagian serbet terendam.
"Ini air panasnya dipakai biar bisa melunturkan segala kotoran yang ada di serbet," jelas Rina.
Air panas berperan penting di sini karena suhu tinggi membantu membuka serat kain sehingga kotoran dan minyak lebih mudah terlepas dan larut ke dalam air rendaman.
Langkah 4 — Diamkan selama dua jam
Biarkan serbet terendam selama kurang lebih dua jam agar larutan pembersih bekerja secara optimal. Setelah beberapa saat, air rendaman akan berubah keruh dan berwarna kehitaman — tanda bahwa kotoran berhasil larut keluar dari serat kain.
"Seluruh kotorannya larut di dalam air nih langsung jadi butek," kata Rina.
Langkah 5 — Peras, bilas, dan jemur
Setelah dua jam, peras serbet lalu bilas dengan air bersih biasa. Tidak perlu dikucek lagi. Kemudian jemur di bawah sinar matahari hingga kering.
"Hasilnya seperti ini temen-temen langsung putih lagi seperti baru beli, ya," ungkap Rina setelah serbet kering.
Mengapa Metode Ini Berhasil?
Secara ilmiah, metode ini efektif karena tiga faktor bekerja bersamaan:
- Deterjen mengandung surfaktan yang mengangkat kotoran dari serat kain dan menetralisir bau
- Sabun cuci piring mengandung agen pengemulsi lemak yang lebih kuat, cocok untuk meluruhkan noda minyak dapur
- Air panas meningkatkan aktivitas kimiawi keduanya sekaligus membantu membuka struktur serat kain agar kotoran lebih mudah terlepas
Kombinasi ketiganya membuat proses penggosokan atau pengucekkan menjadi tidak diperlukan — cairan pembersih bekerja sendiri selama masa perendaman.
Tips Tambahan agar Serbet Lebih Awet dan Tidak Cepat Dekil
- Cuci serbet setidaknya dua kali seminggu, jangan tunggu sampai benar-benar kotor
- Pisahkan serbet yang digunakan untuk meja makan dan serbet yang dipakai membersihkan area kompor — keduanya punya tingkat kekotoran yang berbeda
- Setelah dipakai, biasakan langsung bilas serbet di air mengalir sebelum dijemur sementara, agar kotoran tidak mengering dan mengeras di serat kain
- Sinar matahari langsung bukan hanya mengeringkan, tapi juga membantu membunuh bakteri dan jamur penyebab bau apek
FAQ
1. Apakah sabun cuci piring aman digunakan untuk mencuci kain serbet?
Ya, sabun cuci piring aman untuk kain serbet berbahan katun maupun microfiber. Sabun cuci piring diformulasikan untuk mengangkat lemak dan minyak, sehingga justru sangat efektif membersihkan serbet dapur yang sering terkena percikan minyak.
2. Berapa lama waktu perendaman yang ideal agar serbet benar-benar bersih?
Waktu perendaman yang dianjurkan adalah dua jam. Durasi ini cukup untuk memberikan waktu bagi deterjen dan sabun cuci piring bekerja meluruhkan kotoran dari dalam serat kain. Untuk serbet yang sangat kotor, bisa diperpanjang hingga tiga jam.
3. Bolehkah menggunakan air panas dari dispenser atau cukup air hangat dari kran?
Sebaiknya gunakan air yang benar-benar panas (mendekati mendidih), bukan sekadar hangat. Suhu tinggi inilah yang membantu proses peluruhan minyak dan kotoran secara lebih efektif. Air dari dispenser panas atau air yang baru dipanaskan di kompor sama-sama bisa digunakan.
4. Apakah metode ini cocok untuk semua jenis kain serbet, termasuk yang berwarna?
Metode ini paling ideal untuk serbet putih atau terang. Untuk serbet berwarna gelap, perlu sedikit berhati-hati karena perendaman lama dengan air panas berpotensi membuat warna kain sedikit memudar. Sebaiknya uji dulu di bagian kecil kain sebelum merendam semuanya.
5. Bagaimana cara menghilangkan bau apek pada serbet yang sudah lama tidak dicuci?
Selain menggunakan metode di atas, bisa ditambahkan sedikit cuka putih atau baking soda ke dalam rendaman. Keduanya dikenal efektif menetralisir bau apek yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri di serat kain yang lembap.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Gas habis mendadak? Trik darurat pakai tisu & minyak jelantah ini bisa jadi penyelamat
- Celana putih kesayangan menguning? Jangan dibuang, cukup bersihkan pakai 3 bahan dapur ini
- Trik lilin tahan lama tanpa boros saat listrik padam, solusi praktis pakai garam dan minyak goreng
- Cara mengubah kipas angin jadi sedingin AC pakai barang bekas dapur, bye ruangan panas!
- Kain pel bau amis? Cuma modal garam, pasta gigi, & sabun, auto bersih dan wangi lagi
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
17 Resep olahan terong ungu berkuah, sederhana dan nikmat
25 / 04 / 2026 11:00 WIB
17 Resep olahan ikan tongkol sederhana dan enak untuk lauk harian
24 / 04 / 2026 15:00 WIB
Resep siomay ikan homemade dengan bumbu kacang medok, cocok jadi camilan favorit
24 / 04 / 2026 10:00 WIB
Resep es teler rendah gula tapi tetap segar, bahannya bisa dari seadanya di kulkas
23 / 04 / 2026 19:00 WIB
















