Brilio.net - Langkah hukum yang ditempuh pedangdut Anisa Bahar terkait perubahan lirik lagu Gapapa terus berlanjut. Setelah somasi yang dilayangkan kepada Icha Chellow dan Mala Agatha tidak mendapat penyelesaian yang diharapkan, Anisa kini resmi menunjuk kuasa hukum untuk menangani perkara tersebut.

Melalui akun Instagram pribadinya, Anisa mengumumkan akan menandatangani surat kuasa kepada pengacara Sri Dharen SH., MH., MBA. Penandatanganan surat kuasa dijadwalkan berlangsung pada Senin (13/7/2026) pukul 16.00 WIB sebagai bagian dari proses membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

Kasus lagu Gapapa © 2026

Kasus lagu Gapapa
© 2026 /Instagram/@anisa_bahar_new

Serahkan Penanganan kepada Kuasa Hukum

Kasus lagu Gapapa © 2026

Kasus lagu Gapapa
© 2026 /Instagram/@anisa_bahar_new

Penunjukan kuasa hukum menjadi penegasan bahwa Anisa tetap melanjutkan proses hukum atas dugaan perubahan lirik lagu ciptaannya tanpa izin. Menurutnya, langkah tersebut diambil bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga sebagai bentuk edukasi agar karya cipta dihargai dan tidak diubah sembarangan.

Anisa mengaku kecewa karena hingga kini tidak ada komunikasi maupun permintaan izin dari pihak yang mengubah lirik lagu tersebut.

"Enggak, aku udah melaporkan, aku udah siap bikin surat kuasa. Dan pengacaraku yang menangani kasus ini," ujarnya dilansir brilio.net dari KapanLagi, Rabu (15/7/2026).

Sebelumnya, Anisa bersama tim kuasa hukumnya telah melayangkan somasi kepada pihak terkait dengan tenggat waktu tertentu.

"Iya, somasi katanya sih 7 kali 24 jam," tutur Anisa.

Berawal dari Lirik Lagu yang Diubah Menjadi Vulgar

Kasus lagu Gapapa © 2026

Kasus lagu Gapapa
© 2026 /Instagram/@anisa_bahar_new

Perselisihan ini bermula ketika lagu Gapapa, yang dipopulerkan sekaligus menjadi karya Anisa Bahar dan Seruni Bahar, dibawakan ulang dengan lirik berbeda oleh Icha Chellow dan Mala Agatha. Menurut Anisa, perubahan tersebut mengandung kalimat vulgar yang mengarah pada aktivitas seksual tanpa adanya izin dari pemilik karya.

Anisa menilai tindakan tersebut telah mengubah makna lagu sekaligus mencederai karya yang telah dibuatnya bersama Seruni Bahar.

"Ya itulah, makanya kita marah ya. Makanya aku sama Seruni geram. Pengen memberikan efek jera kepada orang-orang yang sudah menzalimi kita dan membuat lirik kita tidak senonoh," ujar Anisa Bahar di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) lalu, dilansir dari KapanLagi.

Seruni Bahar juga mengingatkan pentingnya meminta izin sebelum mengubah lirik lagu milik orang lain.

"Buat siapa aja sih sebenarnya ini, teguran buat siapa aja. Jadi kalau apapun, mau ngubah lirik lagu tuh harus permisi, izin," kata Seruni Bahar.

Anak Anisa Sempat Bertanya Arti Lirik Lagu

Anisa mengungkapkan persoalan tersebut semakin membuatnya sedih setelah anaknya melihat video lagu yang telah diubah liriknya dan menanyakan arti dari kalimat yang dinilai tidak pantas.

"Dan menurut aku ini sangat merusak anak bangsa Indonesia sih. Dan lebih yang bikin aku kesel, anakku sampai nanya, 'Mah, ini artinya apa sih?' Parah kan," ujar Anisa.

Ia mengaku kemudian meminta sang anak untuk sementara waktu mengurangi penggunaan media sosial.

"Terus aku sampai bilang, 'Dek jangan, untuk sementara ini jangan buka sosmed dulu ya Dek. Yang nggak bagus-nggak bagus itu tolong nggak usah dilihat, nggak usah ditonton.' Makanya itu agak kesel aku," sambungnya.

Seruni Bahar juga mengaku terkejut saat pertama kali melihat video tersebut.

"Beneran dong buka IG, Astaghfirullahaladzim Ya Allah, di luar nalar sumpah," ujar Seruni.

Menurutnya, membawakan ulang lagu bukan menjadi persoalan selama tetap menghormati karya asli dan tidak mengubah lirik menjadi bermuatan vulgar.

Kecewa karena Pernah Mengenal Mala Agatha

Selain mempersoalkan perubahan lirik, Anisa mengaku kecewa kepada Mala Agatha karena sebelumnya pernah bertemu langsung dalam sebuah acara dan mengenalnya sebagai pribadi yang baik.

"Kalau salah satunya itu artis saweran, aku baru dikasih tahu sama netizen, si Ica itu saweran. Kalau Mala Agatha itu memang penyanyi dan aku sudah pernah ketemu di salah satu event. Dan aku lihat dulu nggak kayak gini lho istilahnya, orangnya baik, sopan," ujar Anisa.

Seruni berharap pihak yang bersangkutan menunjukkan iktikad baik dengan datang langsung meminta maaf kepada pemilik lagu.

"Keinginannya? Ya mereka harus minta maaf sih. Jangan dia yang punya salah, kita suruh nyamperin, kita yang sowan ke dia," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perubahan terhadap sebuah karya seharusnya dilakukan setelah mendapat persetujuan dari penciptanya.

"Iya makanya. Tapi kalau izin kan kita harus ini juga ngeliat dulu, ngecek dulu. Justru ini nggak izin. Baliknya kalau izin kita tahu ya, gitu," ucap Seruni.

Tanggapi Klarifikasi Icha Chellow dan Mala Agatha

Di tengah bergulirnya kasus tersebut, Icha Chellow dan Mala Agatha sempat memberikan klarifikasi melalui media sosial. Keduanya menyebut hanya menjalankan pekerjaan sebagai talent dan terikat kontrak dengan produser.

"Assalamualaikum buat mami Anisa. Menanggapi video yang viral akhir-akhir ini. Sebenarnya bukan hanya aku sama Icha mi yang nyanyi. Dan kenapa netizen kok nyorotnya lebih sama Icha dan Mala kan yang nyanyi juga ada Zezu?" ujar Mala dan Icha bersama DJ Zhuu.

"Nah di sini kita juga cuma terikat kontrak mami. Sebenarnya kita tau konsekuensinya akan seperti ini. Tapi dikerjakan salah, nggak dikerjakan kita kena wan prestasi, gitu. Karena kita terikat kontrak sama produser. Di posisi kita ini, kita juga bingung. Jadi jangan salahkan kami dong, salahkan juga produsernya. Iya, masa kita aja ya. Jadi mohon petunjuknya ya mi," lanjut mereka.

Anisa kemudian memberikan tanggapan melalui unggahan video di Instagram. Ia menyatakan alasan tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran.

"Iya sih katanya dia cuma disuruh sama produsernya, dan dia nggak mau dipersalahkan dalam hal ini, karena mereka cuma talent. Tapi mbok ya kamu perempuan punya otak kali. Bener nggak sih? Nggak menghalalkan segala cara, mentang-mentang disuruh terus kamu mau," ujar Anisa.

Ia melanjutkan, "Ya kamu juga kan punya orangtua, orangtua kamu ibu kamu wanita, terus kamu punya saudara-saudara juga banyak anak-anak kecil, punya ponakan. Apa kira-kira hal ini bagus apa nggak, gitu loh. Menurut aku kalian kayak nggak punya otak sih ya, bener nggak sih guys?”

Proses Hukum Tetap Berjalan

Dengan telah ditunjuknya kuasa hukum secara resmi, Anisa Bahar memastikan proses hukum atas dugaan perubahan lirik lagu Gapapa tanpa izin akan terus dilanjutkan. Langkah tersebut menjadi kelanjutan dari somasi yang sebelumnya telah dilayangkan dan belum menghasilkan penyelesaian antara kedua belah pihak.

FAQ

1. Apa yang menjadi pokok sengketa dalam kasus ini?

Sengketa berawal dari dugaan perubahan lirik lagu Gapapa menjadi bernuansa vulgar tanpa izin dari pemilik karya.

2. Siapa yang menciptakan lagu Gapapa?

Berdasarkan keterangan Anisa Bahar, lagu tersebut merupakan karya yang ia buat bersama Seruni Bahar.

3. Mengapa Anisa Bahar memilih jalur hukum?

Anisa menyatakan langkah tersebut ditempuh setelah somasi tidak membuahkan hasil dan sebagai bentuk edukasi mengenai penghormatan terhadap hak cipta.

4. Apa isi klarifikasi dari Icha Chellow dan Mala Agatha?

Keduanya menyebut hanya menjalankan pekerjaan sebagai talent yang terikat kontrak dengan produser sehingga meminta persoalan tersebut tidak sepenuhnya dibebankan kepada mereka.

5. Apakah proses hukum sudah memasuki tahap pelaporan?

Anisa menyatakan telah menyiapkan surat kuasa dan menyerahkan penanganan perkara kepada pengacaranya. Proses hukum pun disebut akan terus dilanjutkan.